Jangan Ada Lagi Tangisan Bawang

paketours.blogspot.com > kuliner > Jangan Ada Lagi Tangisan Bawang

Jangan Ada Lagi Tangisan Bawang - Mengiris bawang dalam jumlah banyak sering merepotkan. Bukan repot mengirisnya, namun sering menyebabkan mata pedih dan mengeluarkan air mata. Tentu saja, kejadian seperti ini membuat tidak nyaman.

Dalam bawang, terdapat sebuah membran yang memiliki enzim dan senyawa belerang. Senyawa belerang lebih banyak kandungannya di sekitar akar bawang. Ketika bawang diiris, terjadi reaksi kimia antara enzim dengan senyawa belerang karena pecahnya membran. Paduan dua zat itu lantas menghasilkan gas volatil yang mudah menguap. Gas ini menjadi sulpuric acid saat bereaksi dengan udara. Kalau mata kena gas ini, menyebabkan iritasi yang membuat mata berkontraksi meneteskan air mata. (sidomi)


Kalau Anda lebih sering berada di dapur dan sering mengiris penyedap masakan ini, beberapa cara berikut bisa Anda gunakan:
  • Dinginkan bawang beberapa jam di kulkas sebelum dipakai. Fungsinya untuk mengurangi kandungan gas.
  • Pakai air mengalir waktu Anda mengiris bawang agar menghilangkan zat yang membuat iritasi.
  • Anda bisa pula mengindari tangisan bawang dengan memotong bagian atasnya lebih dulu. Dilanjutkan dengan mengupas kulit terluar. Bagian akar dikupas belakangan. Karena, dia akar inilah terdapat konsentrasi senyawa belerang terbanyak.
  • Anda bisa memakai food processor kalau tidak mau terlalu bersentuhan terlalu lama dengan bawang. Cukup masukkan bawang, nyalakan mesinnya, dan bawang siap digunakan.
  • Tusukkan bawang utuh ke ujung pisau. Cabut dan lanjutkan mengiris dengan pisau yang sama. Mata Anda tidak akan pedih waktu mengiris.
paketours.blogspot.com > kuliner > Jangan Ada Lagi Tangisan Bawang
Tags:,

Kopas Brothers

Blog ini merupakan Portal Informasi tentang Informasi Pariwisata Semua artikel, gambar, video, dan berita yang ditampilkan di blog ini adalah milik masing-masing pemilik. Kami tidak memegang hak cipta!! semua artikel ini telah dikumpulkan dari berbagai sumber publik termasuk website yang berbeda, mengingat sumber-sumber tersebut berada dalam domain publik. [ Salam - Kopas Brothers ]
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...